MENJADI GOLD DIRECTOR

Mei 2015 adalah Kualifikasi akhir perjalanan saya menuju titel berikutnya setelah Mencapai Title Director di Oriflame.

Namanya Gold Director. Di Oriflame, untuk mencapai satu titel mulai dari level Director hingga Diamond President Director, kami harus menjalani kualifikasi selama 6 bulan dalam satu tahun. Jadi waktu saya buka title Gold Diretor itu di bulan November 2014. Waktu itu Leg 2 saya, Rihsa Aulia, akhirnya mencapai titel Senior Manager. Harusnya kalau lancar, saya dan Rihsa sama-sama menapaki tangga 5 bulan berikutnya. Rihsa berjuang menuju Director dan saya berjuang menuju Gold Director, karena saya sudah punya Leg 1 yang juga sedang menjalani kualifikasi Director. Jadi dengan 2 kaki Senior Manager (21%) yang menjalani kualifikasi, artinya saya pun otomatis membuka titel baru menjadi seorang Gold Director.



Tapi, yang namanya perjalanan itu, memang tidak selamanya mulus ya. Pasti ada aja jatuh bangunnya. Bulan Desember, Rihsa melahirkan Senior Manager juga, Friska. Tapi sayangnya Rihsa sendiri belum siap dengan kaki keduanya, jadilah akhirnya Rihsa tidak lolos kualifikasi ke-2, tapi Friska yang lolos kualifikasi menjadi Senior Manager. Selanjutnya sampai bulan Januari 2015, Rihsa dan Friska bergantian memenuhi kualifikasi. Di bulan Februari, sayangnya tak satupun dari mereka berdua yang lolos kualifikasi, dan akibatnya saya pun ikutan tidak lolos kualifikasi Gold Director untuk yang pertama kalinya sejak Open Title di bulan November.

Alhamdulillah, karena Leg 2 ini cukup kuat (Rihsa & Friska), akhirnya di bulan Maret salah satu dari mereka kualifikasi lagi dan terus hingga bulan Mei 2015, saya bisa tetap mempertahankan kedua kaki saya berada di level 21%nya. Saat itu, Vera, Leg 1 saya sudah menjadi Director di bulan Januari 2015. Dan perjuangan Vera menuju Director juga sama tertatih-tatihnya. Namun dengan ketekunan dan keyakinan kuat, alhamdulillah, akhirnya titel Director berhasil diraih Vera. Begitupun dengan saya, Alhamdulillah berhasil mendapatkan titel baru yaitu Gold Director, di bulan Mei 2015.



Menjadi Gold Director, artinya saya berhak mendapatkan Cash Award sebesar Rp. 14.000.000 bersih tanpa dipotong pajak. Cash Award (CA) ini hanya diberikan satu kali saat seorang konsultan oriflame naik titel baru. CA diberikan mulai title Director yaitu sebesar Rp. 7 JUTA hingga Rp. 7 MILYAR untuk level Diamond President Director. Luar biasa yaaa....kalau kerja di kantoran, mana ada yang kasih Cash Award kalau naik jabatan ya? hihihiii...Alhamdulillah di Oriflame mah sesuatu banget dehhh. Jadi berasa banget kerja kita dihargain dengan sangat layak.

Padahal nih ya, yang harus kita kerjakan di oriflame itu cuma CERITA... CERITA... CERITA.... dan CERITA. Cerita aja yang banyak. Cerita tentang produknya oriflame. Cerita tentang bisnisnya oriflame. Cerita tentang apapun yang berkaitan dengan oriflame lah pokoknya. Ibaratnya, kita ini ya team MARKETINGnya Oriflame, gitu lohhh....

Kerjanya orang marketing itu apa sih? Gak jauh-jauh dari jualan kan ya? Nah, kita juga begitu. Tapi kita mah Marketing Gaya donk ya...gak perlu terlalu banyak muter sana sini, bisa kok kembangin Network Marketingnya. Caranya yaitu dengan bercerita di social media. Kita diminta cerita tentang oriflame, supaya makin banyak orang yang tau tentang oriflame. Supaya makin banyak orang yang mau menggunakan produk oriflame. Apalagi, produknya oriflame udah teruji selama hampir 50 tahun loh. Di Indonesia sendiri bahkan tahun depan sudah memasuki usia ke-30. Jadi, ya cukup matang donk ya. Baik dari segi produk maupun dari segi sistem bisnisnya. Kalau berbicara sistem bisnis, tentu saja udah teruji juga. Lihat aja, orang-orang yang punya penghasilan mulai dari puluhan ribu sampai ratusan ribu bahkan jutaan hingga ratusan juta, udah banyak banget di oriflame. Dan orangnya pun bisa jadi gonta ganti. Kenapa? Karena yang bertahan di bisnis ini hanyalah mereka yang punya impian besar dan siap menghadapi tantangan yang biasanya cemoohan atau ejekan bahkand ari orang-orang terdekatnya. Ya, banyak yang mengalami, bisnis ini rentan dengan penolakan justru dari orang terdekat yang ada di sekeliling kita. Tak sedikit yang akhirnya mundur, karena baru mencoba bercerita ke satu dua orang, langsung dapat penolakan dan akhirnya langsung berhenti. Padahal yang namanya Penolakan itu harusnya sih ditanggapi biasa aja. Justru itu makanan sehari-hari. Gak enak rasanya tanpa ditolak-tolak. Hehehhee....

Makanya kenapa yang sukses di bisnis ini adalah mereka yang tahan dengan penolakan, karena bagi mereka, bagi saya, oriflame ini terlalu sayang untuk disia-siakan. Terlalu banyak rewards yang disediakan untuk kami para konsultannya. Mulai dari bonus bulanan, perjalanan gratis keluar negri, mobil mewah, hingga bisnis yang bisa diwariskan. Jadi, buat kami yang bertahan, kami sudah merasakan yang namanya dimanjakan oleh oriflame atas hasil kerja kami. Atas pencapaian kami. Karena itu, kami semua pasti pengen banget, teman-teman semua yang sudah gabung di oriflame ini, juga merasakan apa yang kami rasakan. Lupakan penolakan, bayangin aja kita lagi menikmati indahnya gurun pasir di Abu Dhabi atau Udara bersih di negri Eropa sana bersama suami atau orang tua yang kita ajak pergi bersama-sama karena tiket gratis dari oriflame. Atau Nikmati semua penolakan dan bayangkan karena penolakan itu, kita bisa memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita karena kita sudah punya cukup bekal finansial untuk memenuhi kebutuhan mereka. Percaya deh, kalau kita sudah berhasil berteman dengan penolakan, Insyaa Allah kita akan menggenggam kesuksesan di Oriflame.



4 Ramadhan 1436 H

Komentar

Postingan Populer